assalamualaikum warahmatullahiwabarakatuh...hmm apa khabar ya smua sahabat2 maya yg sentiasa dalam mujahadah mencari keredhaanNya?? harap2 baik2 lah semuanya ya...
hmm nampaknya sudah lama saya tidak menjengah blog ini, bakat ber'blog' masih rendah lagi, masih di tahap minima, harap semakin bertambah baik selepas ini..
apa ya nak saya bercerita di alam maya erk??
ok lah saya nak bercerita tentang seorang blogger yg saya kenali di alam global ini, tulisannya hmm sungguh santai sekali, orangnya boleh ku panggil ibu kerana tahap usianya hampir dengan ibuku...ohh membaca tiap2 titipannya dalam blog trsebut mmbuatkan hati ini merasa tenang sekali...bakat menulisnya wah sungguh dapat menarik hati sesiapa sahaja yang membaca, gaya bahasanya lebih kepada seolah-olah kita sedang berbual-bualnya...ingin sekali mencontohi ibu itu...
malahan tulisannya sedikit sebanyak mengubah gaya pemikiranku yang agak terkurung dan jumud :(
kesimpulannya di sini kita sebagai umat islam perlu sentiasa membaiki diri agar menjadi lebih baik bak kata Baginda s.a.w ;
RUGI siapa yang 2 harinya SAMA
CELAKA siapa yang 2 harinya MAKIN TERUK
BERUNTUNG siapa yang 2 harinya MAKIN BAIK..
p/s:syukran ya umi sitifatimah yg berasal dari sarikei atas posting2 umi yang menyentuh di hatiku :)..kalau mahu tahu tentang umi ini, bolehlah berkunjung ke websitifatimah.wordpress.com
Saturday, April 24, 2010
Thursday, April 1, 2010
ahmad al-Anthaki dan Abu Hamzah al-Bazaar
Ahmad Al-Anthaki.
Namanya Abu ALi Ahmad bin Ashim Al-Anthaki satu periode dengan Bisyir bin Al-harits, Sary As-Saqathi, dan Harits Al- Muhasibi.Abu Sulaiman Ad-Daraani menjulukinya “seseorang yang menjadi mata-mata hati” (jushuusul qulub) karena ketajaman firasatnya.
Diantara mutiara nasihatnya adalah : 1. Jika kamu ingin memperbaiki hatimu maka jagalah lidahmu. 2. Allah SWT berfirman, “Innamaa amwaalukum wa aulaadukum fitnah”. (QS. At-Taghabuun 15). Namun kita selalu mencari fitnah.
Abu Hamzah Al-Bazaar.
Namanya Abu Hamzah Al-baghdadi Al-Bazaar wafat pada tahun 289 H / 902 M, hidup seperiode dengan Al-Junaid namun wafat terlebih dahulu. Bersahabat dengan Sariy As-Saqathi dan Hasan Al-masuhi. Beliau seorang ahli fikih dan ahli baca Al-Qur’an, dan beliau adalah putera dari Isa bin Aban. Ahmad bin Hambal pernah bertanya kepadanya tentang beberapa masalah dan memanggilnya, “Bagaimanakah pendapatmu tentang masalah-masalah ini wahai sufi ?”. maka beliaupun menyampaikan nasihat-nasihatnya di majlisnya pada hari Jum’at. Ketika itu kesehatannya kurang sempurna sehingga beliau terjatuh dari kursi dan wafat pada minggu berikutnya. Diantara mutiara hikmahnya adalah :
1. Barang siapa yang mengetahui jalan kebenaran, maka ia akan mudah menempuhnya. Tidak ada pemandu yang mengantarkan kepada Allah SWT, kecuali dengan mengikuti perilaku, perbuatan dan sabda-sabda RasuliLlah SAW.
2. Barang siapa yang memiliki tiga hal ini maka ia akan selamat dari bencana-bencana yaitu : Perut yang kosong serta diikuti sikap bathin yang qana’ah. Kemiskinan yang disertai sikap zuhud dan ketabahan yang disertai keabadian dzikir.
Namanya Abu ALi Ahmad bin Ashim Al-Anthaki satu periode dengan Bisyir bin Al-harits, Sary As-Saqathi, dan Harits Al- Muhasibi.Abu Sulaiman Ad-Daraani menjulukinya “seseorang yang menjadi mata-mata hati” (jushuusul qulub) karena ketajaman firasatnya.
Diantara mutiara nasihatnya adalah : 1. Jika kamu ingin memperbaiki hatimu maka jagalah lidahmu. 2. Allah SWT berfirman, “Innamaa amwaalukum wa aulaadukum fitnah”. (QS. At-Taghabuun 15). Namun kita selalu mencari fitnah.
Abu Hamzah Al-Bazaar.
Namanya Abu Hamzah Al-baghdadi Al-Bazaar wafat pada tahun 289 H / 902 M, hidup seperiode dengan Al-Junaid namun wafat terlebih dahulu. Bersahabat dengan Sariy As-Saqathi dan Hasan Al-masuhi. Beliau seorang ahli fikih dan ahli baca Al-Qur’an, dan beliau adalah putera dari Isa bin Aban. Ahmad bin Hambal pernah bertanya kepadanya tentang beberapa masalah dan memanggilnya, “Bagaimanakah pendapatmu tentang masalah-masalah ini wahai sufi ?”. maka beliaupun menyampaikan nasihat-nasihatnya di majlisnya pada hari Jum’at. Ketika itu kesehatannya kurang sempurna sehingga beliau terjatuh dari kursi dan wafat pada minggu berikutnya. Diantara mutiara hikmahnya adalah :
1. Barang siapa yang mengetahui jalan kebenaran, maka ia akan mudah menempuhnya. Tidak ada pemandu yang mengantarkan kepada Allah SWT, kecuali dengan mengikuti perilaku, perbuatan dan sabda-sabda RasuliLlah SAW.
2. Barang siapa yang memiliki tiga hal ini maka ia akan selamat dari bencana-bencana yaitu : Perut yang kosong serta diikuti sikap bathin yang qana’ah. Kemiskinan yang disertai sikap zuhud dan ketabahan yang disertai keabadian dzikir.
contoh teladan ummat islam
abu muhammad abdullah bin khubaiq
Namanya Abu Muhammad Abdullah bin Khubaiq, termasuk seorang Sufi yang sangat zuhud, berasal dari Kufah, tinggal di Antakia dan bersahabat dengan Yusuf bin Asbath.
Diantara mutiara nasehatnya adalah :
1. Jagalah 4 hal, tidak ada lainnya. Matamu. Lidahmu, hatimu, dan hawa nafsumu. Lihatlah matamu janganlah engkau pergunakan untuk melihat sesuatu yang tidak halal. Lihatlah lidahmu, janganlah berbicara sesuatu yang Allah tahu pembicaraanmu itu bertentangan dengan hatimu. Lihatlah hatimu jangan ada di dalamnya rasa dengki dan dendam terhadap seorang muslim. Dan lihatlah hawa nafsumu, janganlah menyenangi keburukan sedikitpun. Jika kamu tidak bisa menjaga empat hal ini, maka taburilah kepalamu dengan abu sungguh kamu telah celaka.
2. Janganlah kamu bersedih hati kecuali karena sesuatu yang akan mencelakakanmu esok (di akhirat). Dan janganlah kamu bersenang hati kecuali karena sesuatu yang akan menyenangkanmu esok.
3. Kebuasan hati seorang hamba terhadap kebenaran akan menjadikan haitnya buas. Seandainya mau mendekat kepada Tuhannya, pasti semua orang akan dekat dengan-Nya.
4. Takut yang paling berguna adalah takut yang bisa menahannya dari berbuat dosa, menjadikan hatinya menyesali kebaikan yang ditinggalkannya, menyadarkan pikiran untuk mengisi sisa-sisa umurnya. Sedangkan harapan yang paling berguna adalah harapan yang dapat meringankanmu untuk beramal baik.
5. senang mendegarkan kebathilan dapat melenyapkan manisnya ta’at di dalam hati.
Diantara mutiara nasehatnya adalah :
1. Jagalah 4 hal, tidak ada lainnya. Matamu. Lidahmu, hatimu, dan hawa nafsumu. Lihatlah matamu janganlah engkau pergunakan untuk melihat sesuatu yang tidak halal. Lihatlah lidahmu, janganlah berbicara sesuatu yang Allah tahu pembicaraanmu itu bertentangan dengan hatimu. Lihatlah hatimu jangan ada di dalamnya rasa dengki dan dendam terhadap seorang muslim. Dan lihatlah hawa nafsumu, janganlah menyenangi keburukan sedikitpun. Jika kamu tidak bisa menjaga empat hal ini, maka taburilah kepalamu dengan abu sungguh kamu telah celaka.
2. Janganlah kamu bersedih hati kecuali karena sesuatu yang akan mencelakakanmu esok (di akhirat). Dan janganlah kamu bersenang hati kecuali karena sesuatu yang akan menyenangkanmu esok.
3. Kebuasan hati seorang hamba terhadap kebenaran akan menjadikan haitnya buas. Seandainya mau mendekat kepada Tuhannya, pasti semua orang akan dekat dengan-Nya.
4. Takut yang paling berguna adalah takut yang bisa menahannya dari berbuat dosa, menjadikan hatinya menyesali kebaikan yang ditinggalkannya, menyadarkan pikiran untuk mengisi sisa-sisa umurnya. Sedangkan harapan yang paling berguna adalah harapan yang dapat meringankanmu untuk beramal baik.
5. senang mendegarkan kebathilan dapat melenyapkan manisnya ta’at di dalam hati.
Wednesday, October 21, 2009
Friday, October 2, 2009
assalamualaikum semua....
Subscribe to:
Posts (Atom)


